Tanda Daftar Perusahaan (TDP) merupakan daftar pencatatan resmi perusahaan, berisikan hal-hal yang kiranya wajib didaftarkan oleh setiap badan usaha dan disahkan oleh pejabat daerah yang berwenang ....
Namun layaknya pebisnis lain, ketika menjalankan peran sebagai kontraktor maka diperlukan langkah-langkah strategis. Hal tersebut tidak lain agar perusahaan konstruksi yang Anda miliki bisa mendapat untung yang setimpal sehingga bisa bertahan. Lantas apakah Anda ingin tahu tips-tips jitu agar perusahaan konstruksi bisa mendapatkan untung tersebut? Jika iya, berikut tips-tipsnya ....
Laba sebelum pajak atau Earning Before Tax (EBT) adalah jumlah laba yang dimiliki sebelum dikurangi biaya pajak yang wajib dibayarkan. Nilai laba ini akan menunjukkan berapa banyak laba yang diterima perusahaan dari kegiatan operasionalnya tanpa embel-embel biaya pajak. Oleh karena itu, laba sebelum pajak sering juga disebut sebagai laba operasional ....
Manajemen rantai suplai atau yang lebih dikenal dengan SCM (Supply Chain Management) merupakan serangkaian tahapan untuk menjalankan siklus produk. Proses dari SCM (Supply Chain Management) ini meliputi penyediaan bahan baku, produksi barang hingga pendistribusian ke konsumen. Proses dalam SCM ini biasanya membutuhkan instrumen-instrumen terbaik, mulai dari mitra hingga perangkat yang digunakan agar rantai pasok tetap berjalan dengan optimal ....
Konsinyasi (consignment) alias titip jual adalah skema usaha yang dilakukan dengan menitipkan produk yang dijual ke berbagai toko. Biasanya sistem penghasilannya dengan metode bagi hasil berdasarkan kesepakatan bersama. Dalam kehidupan masyarakat tradisional, skema usaha konsinyasi ini sangat lumrah dijumpai sehingga bukan hal baru lagi ....
Selain klasifikasi aset berdasarkan konvertabilitasnya, aset juga diklasifikasikan berdasarkan keberadaan fisiknya. Pembagian aset berdasarkan keberadaan fisiknya terbagi menjadi dua, yaitu tangible (aset berwujud) dan intangible assets (aset tidak berwujud). Klasifikasi aset berwujud misalnya tanah dan bangunan, mesin-mesin, peralatan hingga persediaan barang. Sementara aset yang tidak berwujud seperti merek dagang, hak paten, hak cipta dan aset-aset lainnya ....
Dalam memproduksi barang perusahaan Anda tentu akan menghitung dulu berapa cost yang keluar dalam satu kali proses produksi. Hal ini berhubungan dengan nilai jual barang yang Anda tawarkan. Jangan sampai harga jual jauh lebih rendah dari biaya produksi karena hal tersebut akan mengakibatkan kerugian pada perusahaan Anda. Kecuali kalau Anda sedang melakukan promosi sehingga harga jual barang bisa ditekan lebih rendah dengan kuantitas yang banyak, sehingga akan tetap menghasilkan keuntungan ....